![]() |
| Saya dan Pak Baidhowi Adnan (Foto: Aji) |
Sembari menelan rasa jengkel berlapis-lapis campur aduk dengan keluhan dan keringat, akhirnya sampai di kediaman Pak Baidhowi Adnan. Terlambat 30 menit dari waktu yang ditentukan.
Sementara teman saya Rohman Aji Dwi Prabowo, yang pukul 06.00 masih tidur, saya dapati meneguk kopi bersama tuan rumah sembari tersenyum layaknya seorang Marsose menang perang. Sungguh menjengkelkan dunia ini.
Untung tuan rumah sepertinya tak berminat untuk memaki dalam tujuh bahasa kepada orang yang terlambat karena tersesat.
***
Namanya kadang ditulis Baidlowi pada beberapa tulisan, tapi yang betul adalah Baidhowi. Sementara Adnan di belakang namanya tak ada perdebatan.
Obrolan sejam tak cukup karena setelah mendengar tujuan saya, dia memutuskan untuk mempersiapkan diri dan mencari waktu yang tepat di kemudian hari.
Akhirnya saya bersama Aji ngacir ke arah barat, menuju pengisap rokok Wismilak yang tidak bertemu selama 4 tahun. Setalah di rumahnya, ternyata ia sedang mengisap Dji Sam Soe.
30 September 2024

Tidak ada komentar:
Posting Komentar