Kini, tagline blog Pamanah Rasa milik saya adalah "tidak untuk, bukan karena" menggantikan “di kiwari ngancik bihari seja ayeuna pikeun jaga”. Tidak ada alasan khusus perihal pergantian ini.
Tagline dimulai ketika saya mencoba menulis sebuah cerita. Entah kenapa, pada sebuah paragraf saya tiba-tiba menulis kalimat: tidak untuk, bukan karena; untuk menegaskan kalimat sebelumnya.


