Saya akan mengungkapkan perilaku Al Hafiz Kurniawan di jalanan dengan detail, baik ketika matahari menyengat maupun saat bulan temaram. Baik di gang sempit atau di jalanan raya. Semua akan saya jelaskan dari “Alif” sampai “Ya” dari A sampai Z. Ditambahkan sedikit bumbu pemanis tidak masalah ya, biar agak sedap.
Pamanah Rasa
tidak untuk, bukan karena
Minggu, 03 Mei 2026
Al Hafiz Kurniawan, Pemotor Budiman Jakarta
Selasa, 14 April 2026
Cara Mati Terhormat dan Bahagia
Sebagian petani itu dulu memiliki huma agak jauh dari kampung mereka. Tapi sudah pindah tangan ke orang kota dengan cara yang sah. Kebun di atas bukit berganti jadi vila dengan cara yang sah juga. Tak ada alasan mereka untuk memintanya lagi.
Lelaki Itu Mantan Orang Waras
Angkot itu berhenti di sebuah pangkalan ojek. Beberapa tukang ojek menyerbu angkot itu dengan gesitnya. Seperti magnet menarik besi-besi kecil. Dari dalam angkot itu keluar seorang lelaki. Beberapa tukang ojek langsung mengerubungi lelaki itu seperti semut mengerubungi gula.
Senin, 13 April 2026
Jalan Aspal Bulan Lima
Minggu, 12 April 2026
Dari Goodbye My Blues hingga Indonesia Raya: Kisah Teman yang Berjuang Melawan Dirinya
Goodbye My Blues menyambut kedatanganku ketika melongok ruangan 4x4 meter. Goodbye My Blues pula yang menyambutku beberapa waktu lalu. Sepertinya karya emas Time Bomb Blues ini telah menyatu dengan penghuni dan segenap isi ruangan berdinding muram ini.
Aku mendapati penghuninya sedang tertekur membaca buku di pojok ruangan. Melihat kedatanganku, dia melepas buku itu dengan enggan seolah pemburu yang mendapati buruannya terusik, dan kabur. Tapi ia berusaha menyungging sebentuk senyum.



.png)
