Sabtu, 11 April 2026

Riwayat Saya Punya Dompet dan Sabuk

Selepas Isya, saya nongkrong di warkop tak jauh dari tempat tinggal. Tempat duduknya kursi panjang mengilap licin. Entah berapa pantat pernah bergesekan dengannya kemudian diam-diam kentut yang didesain tanpa bunyi. Hanya si pemilik kentut dan Tuhan yang tahu. 

Kursi macam itu mengingatkan bangku madrasah diniyah di kampung saya. Mungkin juga madrasah-madrasah lain, belasan tahun lalu. 

Jumat, 10 April 2026

Lady Geugeu yang Menyukai Lady Gaga

"Aa, tolong download-in lagu Lady Gaga, ya!" pinta Geugeu, adik perempuanku, ketika aku hendak berangkat ke warnet dua tahun lalu. Aku mengernyitkan dahi.

"Lady Gaga? Siapa itu?" tanyaku heran. 

Fikri MS dan Upaya Rebana Muara Enim Menolak Mati

"Baiklah, Jang, ambillah rebana itu! Dendangkan tetabuhan sampai rampak! Sampai semua orang tahu bahwa kita masih punya harga diri untuk dipertahankan. Pukullah dengan semangat anak muda kau!

Demikian anjuran Salam Said kepada anak muda bernama Ujang Rumansyah. Salam Said adalah seorang tua penabuh rebana. Dia di ambang putus asa karena tradisi tetabuhan yang lekat di tanah kelahirannya itu, tak lagi diminati khalayak. Namun, ia tak bisa berbuat banyak. Hanya geleng-geleng kepala ketika teman-temannya di tim rebana, minggat.

Kawan Saya yang Menjemur Celana di Pinggir Jalan Raya Ciputat

Kawan saya yang menjemur celana di pinggir jalan
Untuk Yazid

Dia mengenakan jaket jeans warna biru, membungkus tubuhnya yang berkameja biru juga. Kemeja luntur; saking sering mengalami siklus direndam- digilas- dicuci-dijemur-dipakai-ditiduri, dikeringati-didekili-direndam lagi. Jika pabriknya melihat kemeja itu sekarang mungkin akan mati-matian menolak pernah memproduksinya. 

Sementara celananya hitam tanpa bekas setrika sedikit pun. Mungkin tak pernah digosok sama sekali. Seumur-umur. Alas kakinya sandal kulit berwarna hitam yang kondisinya juga tak usah dijelaskan.  

Ironi Penulis Siasat Menyeberang Jalan

Saudara-saudara, beberapa waktu lalu, saya menulis tata cara menyeberang jalan di blog ini dengan judul "Siasat Menyebrang Jalan yang Jitu". Dalam tulisan itu, saya mengabsen beberapa siasat: pertama, pastikan Saudara tidak sedang mengantuk berat. Kedua, carilah jembatan penyeberangan. Jika tak ada, carilah zebra cross.

Saya menjelaskan teknik menyeberang di zebra cross dengan cukup detail. Saya menulis bahwa ada siasatnya: berbarenganlah bersama penyeberang lain. Dalam hal ini pun ada tekniknya; ketika arah kendaraan melaju dari kanan, Saudara mesti berada di sebelah kiri rombongan. Ketika sampai di pertengahan jalan, segeralah berpindah ke sebelah kanan rombongan.