Sabtu, 15 Februari 2025

Persekongkolan Steinbeck dan Paisano Dataran Tortilla

Saya mendapati Abi S. Nugroho tidur pulas di tempat tinggalnya, M@kar, akronim dari Mambaul Afkar, sebuah forum diskusi di Ciputat. Pertanyaan yang langsung muncul adalah, sebab kekuatan apa makhluk itu tidur sesore ini? Sungguh ini pertanyaan tak berguna ketika sudut mata terantuk buku di sampingnya. Tapi, apa anehnya? Abi tertidur di samping buku bukanlah berita. Ia memang kutu buku! Predator buku!

Karena itulah Abi adalah data keluyuran. Ia bisa cerita politik, ekonomi, sejarah, budaya, hingga sastra. Dia biasanya melengkapi keterangan dengan halaman buku, penerbit, riwayat pengarang, buku-bukunya yang lain, dan bagaimana tanggapan pengarang lain. Ia kadang membubuhkan cetakannya.

Dahlan Rahmat Hidayat, Penyambung Lidah MAN Cibadak 2003

Dahlan, ketiga dari kiri
Undangan Menikah:Aceng Hendi dengan Lilis Lisnawati. Hari Minggu: 18 Desember 2011. Tempat: Kp Cikiwul Lebak Rt 03/02, Desa Sekarwangi, Cibadak, Smi. Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami pabila berkenan hadir untuk memberikan doa restu kepada kami.

Beberapa waktu lalu, saya mendapat undangan serupa.

Undangan menikah: Siti Muawanah R. dengan Ence Zaenal Ramdan, Sabtu 10 Desember 2011, pkl 08 s.d. selesai. Tempat: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 28, Kubang Hegarsari 02/12 Cibadak.

Berahi di Makam Sunan Gunung Jati

Sekitar pukul 21.00, saya tiba di kompleks makam Sunan Gunung Jati Syekh Syarif Hidayatullah. Saya tiba di ujung doa tahlilan massal yang konon biasa digelar tiap Kamis malam. 

Kompleks pemakaman terletak di bukit Sembung. Sunan Gunung Jati dimakamkan di bagian paling atas bukit. Di bawahnya, adalah makam-makam keturunan-keturunannya dari generasi ke generasi hingga sekarang. Tentu saja, semakin ke bawah, keturunan paling baru. 

Siasat Menyeberang Jalan yang Paling Jitu

Di kota besar seperti Jakarta, kendaraan roda dua dan empat seperti diternak dan menetas tiap hari. Terus bertambah dan terus bertambah. Jalanan acap diperlebar, dibikin jembatan layang, sia-sia belaka.

Kendaraan-kendaraan itu, setiap hari berlomba saling mendahuli seperti setan berebut nyawa. Apalagi ketika pagi (berangkat kerja) dan sore hari (pulang kerja). Pikiran para pengendara sudah bukan di jalanan. Kecelakaan bisa terjadi seketika.

Minggu, 02 April 2023

Bus 510 Kampung Rambutan-Ciputat

Makhluk kuning bernomor punggung 510 itu berhenti di perempatan Pasar Rebo. Nyaris harimau luka, meraung. Tapi sebentar. Kemudian seperti air mendidih 100 derajat celcius. Tapi makhluk itu bukan harimau.

Sekarang mirip buaya lapar, menganga di tepi kali. Barangkali ada calon mangsa yang mendekat. Tapi bukan pula buaya karena mulutnya tidak di kepala, melainkan di sebelah kiri perutnya. Dua jumlahnya.

Bus 510!