Minggu, 09 April 2017

Tak Bisa Menghindar dari Juragan Empang

Sekali waktu saya menghadiri undangan pernikahan saudara dari pihak istri yang tentunya menjadi saudara saya juga. Sedari pagi, di sahibul hajat memutar musik ceria. Tak mungkin mereka memutar lagu-lagu sendu yang menguras air mata yang membuat tamu dan mereka sendiri enggan untuk sekadar mencuri goyang jari tangan saja, bukan?

Jumat, 07 April 2017

Ingin Berdosa? Pergilah ke Haus Coffee!

Haus jabatan, haus darah, haus demo, haus cinta dan kasih sayang serta haus-haus lain. Bagaimana dengan haus kopi? Ada dan bisa juga.

Haus adalah keadaan seseorang ingin sekali meminum air. Biasanya air putih. Kalau tidak ada air putih? Air berwarna saja. Mungkin Coca-Cola. Mungkin susu kuda liar. Bisa juga air kelapa. Mungkin kopi. Dalam hal ini, status minuman tersebut adalah pengganti karena tiadanya air putih.

Dua Gubernur Kurang Ajar

Khalifah Umar bin Khatab mengutus dua orang untuk memanggil Gubernur Mesir karena mendapat kabar ia tidak baik menjalankan pemerintahannya. Guburnur itu pun datang ke Madinah bersama dua orang suruhan Umar tersebut.

Ontel 76 Tahun Antarkan Sutikno Keliling Indonesia

Pria itu berkulit coklat dengan urat-urat di tangan mencuat seperti cacing panjang menjalar di pergelangannya. Cacingnya telah kendor memang karena telah dimakan usia. Namun, ia masih mampu memegang setang ontel dari Malang, Jawa Timur, sampai Banda Aceh dalam waktu 83 hari.

Sepasang Pasutri Bersepeda Keliling Dunia

Berat badan tak menentukan nyali. Hakam Mabruri misalnya, memiliki berat bada cuma 45 kg. Lebih ringan 20 kg dari badan saya. Tentu saja lebih ringan lagi dari Farid Harja. Begitu juga dengan tinggi badan. Sama sekali orang yang tingginya 200 cm lebih bernyali dari orang 100 cm. Hakam cuma 160 cm.